Diskominfotiks Rohil – Tim gabungan pengawasan pangan yang terdiri dari berbagai instansi terkait memastikan bahwa harga beras di wilayah Kabupaten Rokan Hilir tetap stabil dan tidak ditemukan adanya pelanggaran Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kegiatan ini dilaksanakan di Bagansiapiapi pada Kamis (26/11/2026).
Kegiatan monitoring dan pemantauan harga ini dilakukan secara intensif di sejumlah pasar tradisional dan modern, serta gudang distributor di Rokan Hilir.

Tim terpadu yang turun ke lapangan melibatkan unsur-unsur penting, yaitu Inspektorat Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Riau, Polres Rokan Hilir, Kepala Bulog Cabang Dumai, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) Rohil, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rohil
Kepala Disperindagsar Rohil, M. Fauzi, menjelaskan hasil temuan tim di lapangan. Ia menegaskan bahwa situasi pasar beras di Rokan Hilir saat ini kondusif.
"Dari hasil peninjauan dan pengecekan langsung di lapangan, bahwa stok beras di Rokan Hilir mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, dan harga yang dijual tidak ditemukan yang melebihi HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Fauzi.
Fauzi menambahkan bahwa kegiatan monitoring berkala ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan pusat untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama komoditas beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat.

"Pemantauan rutin ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya spekulasi harga, penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab, atau praktik curang lainnya yang dapat merugikan masyarakat luas" tambahnya.
Tim gabungan berkomitmen akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Rokan Hilir untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan tetap terjaga dengan baik.
Penulis : Sulisman