Rokan Hilir - Pemanfaatan lahan yang tinggal dan rawa yang di olah secara swadaya oleh12 kelompok Tani binaan Dinas Pemerintah dan Peternakan (Distan) kabupaten dan Kodim 0321/Rohil patut diberi apresiasi, karena sinergi antara dua lembaga ini telah berhasil melakukan pembinaan untuk peningkatan perluasan lahan yang signifikan. Hal tersebut menjadi menarik dan patut dijadikan panutan karena lahan tersebut dikelola tanpa dibakar dan dibersihkan secara manual sehingga hasil dari tanaman padi yang tanpa pupuk kimia itu mampu memberikan hasil yang sangat memuaskan.
Pihak Distan dan Kodim 0321/Rohil ini bahka mendapatkan perhatian dari Gubernur dan Forkopimda Riau. Terbukti acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur H. Syamsuar, Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI M. Syech Ismed, SE, M.Han, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, M.Si, Kepala Bulog Riau-Kepri, Bahtiar Sekar serta di dampingi Bupati Rohil, H. Suyatno Amp, Dandim 0321/Rohil, Letkol Agung Rakhman Wahyudi,SIP, MI.Pol, Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi Ismanto,SIK,SH.
Bupati Suyatno dalam sambutanya mengatakan, lahan ini merupakan lumbung padi di daerah setempat, setelah lepas dari kabupaten induk Bengkalis. Lahan seluas total 500 Ha yang sebagian merupakan tanah timbul, sebagian dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam padi. Sementara luas panen padi yang dilaksanakan hari ini yaitu seluas 186 Ha.
“Di lahan seluas 350 Ha ini merupakan satu-satunya harapan masyarakat Rohil untuk menjadi salah satu lumbung padi di Rohil.” ucap Bupati Rohil
Suyatno berharap kepada Gubernur Riau melakukan perbaikan jalan yang menjadi harapan masyarakat Rohil agar jalan lintas pesisir yang merupakan satu-satunya urat nadi masyarakat setempat untuk melakukan transaksi, terutama untuk mengangkut hasil alam ke luar daerah.
"Sekarang kita juga meresmikan kilang padi yang akan menjadi solusi dalam pemasaran hasil panen kedepan," ungkapnya. Keberhasilan petani kali ini telah mampu menunjukan kemajuan yang signifikan dimana perekonomian masyarakat turut mengalami peningkagan, khususnya di desa Rokan Baru Pesisir. " ujar Dandim.
Pada tahun 2019 masih status Desa Sangat Tertinggal, namun pada kenyataanya sekarang sudah meningkat menjadi Desa Berkembang. Bahkan tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat desa ini akan menjadi desa maju" ujarnya.
Menurut Gubri, Panen Raya ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ini sangat luar biasa, dimana sebelumnya lahan ini ditanam sawit, namun tidak tumbuh dengan baik, kemudian digantikan dengan padi, dan ternyata hasilnya luar biasa. Untuk itu Syamsuar berpesan para petani tidak hanya fokus pada satu komoditi, tanaman harus disesuaikan dengan kondisi lahan yang ada.
Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI M. Syech Ismed pada kesempatan yang sama mengatakan, “Kita semua bersyukur dan menyambut gembira kegiatan panen raya hari ini, karena merupakan panen raya yang ketiga di mana sebelumnya telah dilaksanakan panen raya pertama seluas 40 Ha dengan hasil 180 ton. Semoga panen raya ini dapat menjadikan Rohil sebagai wilayah penghasil padi di Riau.” ujarnya
Sementara pada panen raya ketiga yang dilaksanakan hari ini Selasa (30/3/2021) dilaksanakan dilahan seluas 350 hektar. Dari kegiatan panen raya itu, mendapatkan hasil dengan perkiraan sebanyak 1500 ton beras yang terdiri dari jenis Padi Serang Aceh, Padi KKB, Padi Kalus, Padi Indragiri, Padi Legawa dan Padi Ramos.
Selain itu, diketahui juga peningkatan sarana dan prasarana pertanian yang sudah berhasil dikerjakan oleh Kodim 0321/Rohil dengan Karya bakti pada akhir tahun 2020 sangat membantu petani dalam pengembangan pertanian, antara lain : Pengerasan jalan dan semenisasi, pembuatan jembatan penghubung, pembuatan jalan sawah, pembuatan embung dan saluran irigasi.
Sementara itu, program ketahanan pangan yang dilaksanakan di Kepenghuluan Rokan Baru Pesisir, Teluk Bano 2, Teluk Bano 1 dan Rokan Baru saat ini masih terus ditingkatkan, jelas Dandim 0321/Rohil, Letkol Agung Rakhman Wahyudi,SIP, MI.Pol sembari menambahkan, sejauh ini sudah berhasil melaksanakan panen raya untuk ketiga kalinya. Dimana untuk panen raya pertama dilaksanakan di lahan seluas 40 hektar dengan hasil 180 ton beras. Sedangkan panen raya kedua pula dilahan seluas 133 hektar dengan hasil 650 ton beras.
”Saya bangga dengan adanya peningkatan pertanian masyarakat di Rokan baru pesisir ini di tambah lagi Riau butuh ketahanan pangan, sebab hasil pertanian yang ada Riau masih kekurangan beras. Semoga panen raya ini terus ditingkatkan untuk ketahanan pangan di Riau," pungkas Gubri.
Bahkan Pekaitan yang sudah siap dibangun itu juga merupakan bantuan dari bapak Gubri, jelas bupati. "Terakhir yang menjadi harapan masyarakat Rohil yaitu jalan lintas pesisir yang merupakan satu-satunya urat nadi masyarakat Rohil untuk melakukan kegiatan-kegiatan terutama sekali mengangkut hasil alam di harapkan bisa segera terealisasi," tandas bupati seraya berharap.
"Ini oleh karena merupakan panen raya yang ketiga dimana sebelumnya telah dilaksanakan panen raya pertama seluas 40 hektar dengan hasil 180 ton beras. Sedangkan panen raya kedua pula dilahan seluas 133 hektar dengan hasil 650 ton beras," paparnya.
Diskominfotiks Rohil.