Pimpin Rapat Percepatan, Wabup Jhony Charles Targetkan Sekolah Garuda Berdiri di Rohil

Diskominfotiks Rohil - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bergerak cepat menyusun strategi untuk memenangkan peluang pembangunan "Sekolah Garuda", sebuah program SMA Unggulan nasional dari Presiden RI. Rapat koordinasi percepatan usulan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, di ruang rapat Wakil Bupati, Senin (12/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Rohil M. Nurhidayat, Plt. Kepala BPKAD Sarman Syahroni, Kepala Baperida Benny Martedi, serta Kadis Sosial Andi Rahman.

Kadisdikbud Rohil, M. Nurhidayat, mengakui bahwa Rokan Hilir harus bersaing ketat dengan Kabupaten Kampar dan Kuansing yang juga mengincar program satu sekolah per provinsi ini. Namun, Rohil memiliki aset strategis yang diyakini menjadi nilai tawar tertinggi.

"Kita memang sedikit tertinggal langkah dari kabupaten tetangga, namun kita punya keunggulan aset. Ada dua lokasi yang kita petakan, yakni di Batu Enam dan bekas kampus IPDN. Secara teknis, lokasi eks-IPDN sangat berpeluang karena infrastrukturnya sudah tersedia," ujar M. Nurhidayat.

Untuk mengejar ketertinggalan, Pemkab Rohil segera membentuk tim kecil lintas OPD. Baperida akan fokus pada penyusunan proposal teknis, sementara BPKAD menyiapkan dokumen legalitas aset/hibah tanah.

Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, menceritakan langkah progresifnya saat berkoordinasi langsung dengan pihak kementerian terkait di Jakarta. Dari hasil pertemuan tersebut, pihak pusat memberikan sinyal positif terhadap kesiapan fasilitas yang dimiliki Rohil.

"Saat saya tunjukkan foto-foto gedung eks-IPDN kepada pihak kementerian, mereka sangat antusias. Mereka menyebut ini 'siap poles' karena gedung, rumah guru, dan lapangan sudah ada. Ini adalah nilai tambah kita dibanding kompetitor lain yang mungkin harus membangun dari nol," jelas Jhony Charles.

Wabup menekankan bahwa investasi untuk Sekolah Garuda ini mencapai Rp300 miliar. Nilai investasi yang besar ini diharapkan menjadi motor penggerak kualitas pendidikan dan ekonomi di Rokan Hilir.

Dalam arahannya, Jhony Charles meminta tim segera menyiapkan surat hibah lahan seluas 20 hektar sebagai syarat utama. Ia juga menginstruksikan agar dokumen pendukung mencakup visualisasi kawasan eks-IPDN secara komprehensif, termasuk fasilitas pendukung seperti kolam dan akses air bersih.

"Kita harus kompak. Saya minta proposal dan dokumen hibah selesai secepatnya. Jika Sekolah Garuda ini terwujud, nama Rokan Hilir akan terangkat di tingkat nasional. Gedung yang selama ini tidak termanfaatkan akan berubah menjadi pusat keunggulan pendidikan (Center of Excellence)," tegasnya.

Pihak pusat dijadwalkan akan turun langsung melakukan verifikasi lapangan. Pemkab Rohil berencana menawarkan dua titik lokasi sebagai opsi, namun tetap mengandalkan kawasan eks-IPDN sebagai senjata utama untuk memenangkan program sekolah favorit tersebut.

 

Penulis : Sulisman

Foto : Supriatna