Implementasikan Permendagri, Kesbangpol Rohil dan FKDM Kolaborasi Jalankan Aplikasi SINDRA di Kecamatan Bangko

Diskominfotiks Rohil - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rokan Hilir resmi memperkenalkan inovasi digital terbaru melalui aplikasi SINDRA (Sistem Informasi Deteksi Rawan ATHG) pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan presentasi, simulasi, sekaligus peluncuran tahap awal ini dilaksanakan di Ruang Rapat Badan Kesbangpol, Jl. Kecamatan Batu 6, Bagansiapiapi, dengan melibatkan berbagai unsur diantaranya, TNI, Polri, Kelurahan dan Kepenghuluan serta forum kewaspadaan dini masyarakat se Kecamatan Bangko.

Kaban Kesbangpol Rohil, Indra Gunawan, dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadiran aplikasi SINDRA merupakan lompatan besar dalam digitalisasi sistem keamanan dan ketertiban di Rokan Hilir. Jika sebelumnya pelaporan potensi konflik atau gangguan keamanan masih mengandalkan pesan WhatsApp dan telepon, kini semuanya terintegrasi dalam satu sistem yang cepat dan terukur.

"Hari ini kita sudah mulai menggunakan Aplikasi SINDRA guna menyampaikan informasi terkait deteksi ATHG (Ancaman, Tantangan, Gangguan, dan Hambatan) di Rokan Hilir. Melalui satu aplikasi ini, Bapak Bupati dan Wakil Bupati bisa langsung memantau dan mendapatkan update informasi terbaru secara real-time," ujar Indra Gunawan.

Untuk tahap awal, aplikasi SINDRA akan diuji coba dan dijalankan di wilayah Kecamatan Bangko, sebelum nantinya diterapkan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Rokan Hilir. Guna memastikan akuntabilitas pelaporan, Kesbangpol Rohil dalam waktu dekat akan bersurat ke tingkat kecamatan, kelurahan, hingga kepenghuluan untuk meminta data admin yang bertanggung jawab atas validitas laporan, termasuk keterlibatan aktif Babinsa dan Bhabinkamtibmas melalui Surat Keputusan (SK) resmi.

Langkah progresif inovasi Kesbangpol Rohil ini mendapat apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Rokan Hilir. Sekretaris FKDM Rohil, Sulisman, menegaskan bahwa kehadiran SINDRA merupakan jawaban atas tantangan pemantauan wilayah yang semakin dinamis.

"Kami dari FKDM Rohil sangat mengapresiasi pemerintah daerah, khususnya Kesbangpol, atas rancangan aplikasi SINDRA ini. Dengan adanya sistem digital ini, upaya cegah dini terhadap ATHG bisa dilakukan dengan jauh lebih cepat, efektif, dan efisien. Ini menjadi alat yang sangat krusial agar potensi gangguan keamanan di Rokan Hilir dapat dihindari sebelum meluas menjadi konflik terbuka," ujar Sulisman.

Sulisman juga menambahkan bahwa langkah ini berjalan selaras dengan regulasi pusat, yaitu Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 yang telah diubah dengan Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, yang mewajibkan daerah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Kegiatan yang berlangsung dinamis melalui sesi simulasi penggunaan aplikasi ini turut dihadiri oleh Bayu (Korwil BIN Daerah Rohil) Sulisman, Islianto, dan Suprayetno (Sekretaris dan Pengurus FKDM Rohil) Karmilawati (Danramil 01/Bangko) Dean Napisa Nasution (Kanit Intelkam Polsek Bangko), Kasi Trantib Kecamatan Bangko, Alek Marzen beserta jajaran anggota (Ketua FKDM Kecamatan Bangko), Lurah dan Penghulu se-Kecamatan Bangko, Bhabinkamtibmas dan Babinsa se-Kecamatan Bangko.

 

Penulis : Sulisman 

 

Tags: