Wabup Jhony Charles Apresiasi Kepenghuluan Suka Jadi, Wakili Rohil Pada Ajang Desa Anti Korupsi Riau

Diskominfotiks Rohil -- Program pembentukan percontohan Desa anti korupsi bukan hanya kegiatan seremonial saja tapi merupakan langkah strategis untuk membangun sebuah budaya yang berintegritas, mulai dari tingkat bawah sampai ke tingkat atas. Demikian disampaikan Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles saat memberikan sambutan pada acara Penilaian percontohan Desa anti korupsi tingkat Provinsi Riau melalui virtual (Vidcom), Rabu (26/11/2026) di lantai 4 Kantor Bupati Rohil Jalan Lintas Pesisir Batu Enam, Bagansiapiapi Rohil Provinsi Riau.

Acara penilaian percontohan Desa anti korupsi tingkat Provinsi Riau melalui vidcom ini di ikuti Direktur pembinaan peran serta masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia atau yang mewakili, Pejabat Provinsi Riau dari Inspektorat dan Dinas PMD Provinsi Riau sekaligus menjadi tim Penilai Tingkat Provinsi, Setiawati, Ibnu Sina, Dino dan Tengku Fardhia, Erly Okta Senorita, Destiriawati dan Rizan Ardiano.

Dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir di hadiri Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, Sekda Fauzi Efrizal, Kadis Kominfo Rohil Mursal, Inspektur Rohil Sarman Syahroni dan Kadis PMK Rohil H. Basri. Sedangkan dari pemerintah Kecamatan Pujud di hadiri Camat Pujud, Forkompincam, para Datuk Penghulu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, kami sangat mengapresiasi terhadap Kepenghuluan Sukajadi Kecamatan wujud yang telah dipercaya mewakili Kabupaten Rokan Hilir dalam ajang bergengsi penilaian percontohan Desa anti korupsi tingkat provinsi Riau tahun 2025," kata Jhony Charles.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dikatakan Jhony Charles sangat menyadari bahwa desa adalah ujung tombak pembangunan, bila tata kelola pemerintah di tingkat Desa kuat dan bersih maka pondasi Pembangunan Daerah juga akan semakin kokoh.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Desa Sukajadi Kecamatan pujud yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan prinsip-prinsip anti korupsi. Mulai dari hal transparansi, pengolahan keuangan, pelayanan publik yang cepat, partisipasif, aktif dan masyarakat desa itu sendiri inovasi dalam pencegahan dan pendidikan anti korupsi. Hal tersebut juga didukung penguatan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sosial," ujar Wabup.

Lanjutnya," kami meyakini nilai-nilai ini tidak hanya berhenti pada proses penilaian saja, tetapi akan terus berkembang menjadi kebiasaan, budaya dan karakter masyarakat desa tersebut. Karena ada hal yang harus diingat bahwa ada lima komponen dalam penilaian indikator Desa anti korupsi," ujarnya .

Diantara 5 indikator percontohan Desa anti korupsi dikatakan Jhony Charles meliputi penguatan tata laksana yaitu adanya perdes, keputusan kepala desa, SOP tentang perencanaan, pelaksanaan penatausahaan dan penanggung jawab APBD beserta implementasinya.

"Saya berharap satu Kecamatan Pujud ini semua desanya jadi desa percontohan dan di ikuti oleh 184 desa kelurahan lainnya se-Rokan Hilir," harapnya.

Selain itu terang Wabup perlu adanya partisipasi masyarakat dalam penyusunan APBDes, adanya budaya lokal, hukum adat yang mendorong upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Kemudian adanya tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan kaum perempuan yang mendorong pencegahan tindak pidana korupsi.

"Hasil Evaluasi kami, Kepenghuluan Sukajadi telah mampu melaksanakan tugas pemerintah secara efektif dan efisien dengan pengelolaan anggaran yang transparan serta berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Kami juga berharap kehadiran tim penilai pada hari ini dapat memberikan masukan yang konsumtif sehingga memenuhi indikator teknis dan menjadi model percontohan bagi desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Rokan Hilir," ungkapnya.

Sementara itu Tim Penilai dari Provinsi Riau Dr. Ibnu Sina melalui vidcom menyampaikan ucapan ribuan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dari mulai Pimpinan daerah hingga tingkat Kepenghuluan yang telah berperan aktif dalam upaya pembentukan dan penilaian percontohan Desa anti korupsi di Kabupaten Rokan Hilir.

Program ini dikatakan Ibnu Sina bukan hanya tentang pengelolaan keuangan desa yang transparan saja tetapi juga tentang membangun budaya integritas, menumbuhkan partisipasi masyarakat, serta mendorong akuntabilitas dan kejujuran dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan desa.

"Mengapa Desa menjadi fokusnya ? karena desa adalah pondasi utama pemerintahan, dan pembangunan desa merupakan tempat dimana masyarakat merasakan langsung pelayanan publik, pembangunan dan penggunaan anggaran negara. Apabila tata kelola pemerintahan desa telah berjalan dengan baik, bersih dan transparan maka kita telah menanamkan akar kuat bagi terciptanya pemerintahan desa yang bebas dari korupsi," kata Ibnu Sina.

Lanjutnya ," hari ini bukan sekedar ajang kompetisi untuk mencari desa yang terbaik,tapi lebih dari itu. Kegiatan ini merupakan proses pembelajaran bersama bagaimana desa-desa seperti desa Sukajadi dan 9 desa lainnya di provinsi Riau bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam hal tata kelola pemerintahan yang bersih transparan dan partisipatif," ujarnya.

Terangnya lagi, penilaian percontohan Desa anti korupsi tidak hanya desa bebas Korupsi tetapi juga bagaimana aparatur dan masyarakatnya memiliki kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk penyimpangan sehingga kita bisa membangun desa yang tidak hanya maju secara ekonomi tetapi juga kuat secara moral dan etika.

"Kepada Kepenghuluan Sukajadi yang menjadi peserta penilaian ini, kami mengucapkan selamat dan terima kasih atas semangat serta komitmennya dalam mendukung gerakan anti korupsi. Jadikan pelayanan ini sebagai momentum intropeksi dan berkelanjutan agar tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Rokan Hilir dapat semakin dipercaya oleh masyarakat," pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan indikator Desa anti korupsi oleh Penghulu Sukajadi Kecamatan Pujud dan dilanjutkan dengan tanya jawab interaksi oleh tim penilaian dari provinsi Riau kepada seluruh perangkat Kepenghuluan secara virtual.

 

Penulis : Irwansyah 

Fotografer : Supriatna 

Tags: