Jemput Bola Program Presiden Prabowo, Wabup Rohil Matangkan Usulan Kampung Nelayan Merah Putih

Diskominfotiks Rohil – Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, memimpin rapat koordinasi strategis guna mematangkan usulan pembangunan dan pengembangan Kampung Nelayan Maju (Penyangga) di Kabupaten Rokan Hilir. Rapat ini berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati, Lantai 4 Kantor Bupati Rohil, Batu 6, Bagansiapiapi, Senin (29/04/2026).

Pertemuan ini fokus pada evaluasi usulan yang telah diajukan serta pembahasan usulan tambahan, baik untuk wilayah Hub maupun Penyangga bagi para nelayan di Rohil. Langkah ini ditegaskan sebagai bentuk gerak cepat pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan pusat.

"Ini adalah program prioritas dari Bapak Presiden Prabowo. Kita harus 'jemput bola' agar bantuan dan pembangunan untuk kesejahteraan nelayan kita benar-benar terealisasi di Rokan Hilir," ujar Jhony Charles di sela-sela rapat.

Jhony menekankan pentingnya sinergi antar-instansi agar data dan persyaratan administrasi yang diperlukan pusat dapat terpenuhi dengan cepat. Menurutnya, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

“Kita ingin memastikan infrastruktur dan dukungan ekonomi bagi nelayan, baik di titik pusat (Hub) maupun wilayah penyangga, terintegrasi dengan baik sehingga dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Hadir dalam rapat tersebut jajaran dari Dinas Perikanan Rohil, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sejumlah Lurah dan Penghulu yang masuk dalam zona pemetaan KNMP, serta Ketua Kampung Nelayan Merah Putih.

Dalam diskusi tersebut, pihak BPKAD dan Dinas Perikanan diminta segera memvalidasi aset dan titik lokasi agar usulan tambahan dapat segera dikirimkan ke tingkat nasional. Para Lurah dan Penghulu juga diminta proaktif dalam memberikan data riil mengenai kebutuhan nelayan di lapangan.

Dengan adanya percepatan ini, Pemkab Rohil optimis program pusat tersebut dapat segera mendarat di "Negeri Seribu Kubah" dan menjadi motor penggerak ekonomi baru di sektor kelautan.

 

Penulis : Sulisman 

Foto : Supriatna