
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, menyampaikan Ekspedisi Merah Putih ini menjadi simbol kehadiran negara di wilayah pesisir perbatasan sekaligus wilayah terdepan. (Foto: Diskominfotik Rohil)
Diskominfotik Rohil – Kepolisian Daerah, Polda Riau bersama Pemkab Rohil menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di Kecamatan Sinaboi, sebagai rangkaian dari program Ekspedisi Merah Putih Presisi yang mengusung tema "Merajut Kebersamaan". Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Rokan Hilir, Kapolres Rokan Hilir, serta Kapolda Riau yang mewakili Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Akmadi, SIK, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Suwandi,S.Sos
Dalam perayaannya, Kabid Humas Polda Riau mengungkapkan bahwa dirinya baru genap dua pekan bertugas di wilayah Riau, namun telah memperoleh kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan yang sarat makna kebangsaan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, dirinya yang dijadwalkan akan hadir kembali di Sinaboi untuk bertindak dalam Upacara Inspektur.

Bupati Rokan Hilir, H Bistamam, sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama pejabat Polda Riau meninjau langsung penyelenggaraan kegiatan pelayanan kepada masyarakat(Foto: Diskominfotik Rohil)
“Ekspedisi Merah Putih ini menjadi simbol kehadiran negara di wilayah pesisir perbatasan sekaligus wilayah terdepan,” ujarnya, menegaskan makna strategi kegiatan tersebut sebagai representasi negara di kawasan-kawasan yang selama ini kerap luput dari perhatian pembangunan.
Kabid Humas Polda Riau memaparkan bahwa pelaksanaan ekspedisi kali ini melibatkan wilayah dan sumber daya yang cukup signifikan. Sesuai dengan semangat kemerdekaan yang diusung, Polda Riau menetapkan 17 titik lokasi ekspedisi yang tersebar di berbagai wilayah, didukung oleh delapan tim, 45 unit kendaraan operasional, serta 81 relawan yang berasal dari kalangan pelajar dan masyarakat umum.

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat berfoto bersama sambil memegang bendera Merah Putih pada kegiatan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih.(Foto: Diskominfotik Rohil)
Ia menjelaskan bahwa kunjungan ke Sinaboi merupakan kelanjutan dari rangkaian ekspedisi yang sebelumnya telah menjangkau wilayah Indragiri Hilir. Kepada masyarakat Sinaboi, ia menyampaikan imbauan agar semangat kemandirian senantiasa dijaga dan tidak dipandang sebagai milik eksklusif masyarakat perkotaan semata, melainkan menjadi semangat kolektif seluruh anak bangsa tanpa memandang wilayah tempat tinggal..
Selain penanaman mangrove, rangkaian kegiatan yang mencakup pembagian paket sembako yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, serta sesi dialog terbuka untuk menyerap aspirasi warga. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak segan menyampaikan pandangan maupun kritik secara bebas dan konstruktif.
“Dengan persatuan, kerja sama, dan kepedulian bersama, saya yakin kita mampu menjaga lingkungan dengan lebih baik. Melalui penanaman pohon mangrove ini, manfaatnya akan dirasakan oleh kita semua,”
— H Bistamam - Bupati Rokan Hilir
Salah satu agenda utama dalam ekspedisi ini adalah penyelenggaraan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat. Kabid Humas Polda Riau mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, wilayah Sinaboi sebelumnya masih mencatatkan kasus wabah malaria. Menyikapi hal tersebut, termasuk menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Kesehatan setempat beserta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja tanpa lelah dalam menangani permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh pemuda, serta pemangku kepentingan lainnya mengikuti kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan yang merupakan bagian dari Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau.(Foto: Diskominfotik Rohil)
.
“Mari kita jaga lingkungan dan periksakan diri sejak dini apabila terdapat gejala,” imbaunya, seraya menyatakan harapan agar masyarakat dapat lebih responsif dalam mendeteksi potensi penyakit sedini mungkin..
Isu lingkungan menjadi sorotan penting dalam kegiatan ini. Kabid Humas Polda Riau memaparkan bahwa hampir 80 persen kawasan mangrove di sepanjang wilayah selat telah mengalami kerusakan dan kehilangan fungsi ekologisnya. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap mata pencaharian nelayan setempat yang kian tergerus, selain memicu abrasi pantai yang meluas. Ia menambahkan bahwa fenomena tersebut juga menyebabkan matinya ratusan hektare pohon kelapa di kawasan pesisir akibat intrusi udara laut.
Menanggapi kondisi tersebut, Polda Riau bersama unsur terkait melaksanakan pemeliharaan mangrove secara terfokus pada wilayah-wilayah yang berdampak pada kerusakan ekosistem. Selain itu, bantuan berupa mesin ketinting juga diserahkan kepada para nelayan, dengan harapan dapat memperluas jangkauan operasional mereka guna menjangkau daerah penangkapan ikan yang lebih jauh dari garis pantai.
Menutup Sambutannya, Kabid Humas Polda Riau mengajak seluruh elemen masyarakat Sinaboi untuk mengibarkan bendera Merah Putih di setiap penjuru wilayah, sekaligus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah..
Dalam berbagai tempat yang sama, Bupati Rokan Hilir H Bistamam menyampaikan penghargaan atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan Kepolisian Resor Rokan Hilir kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan pelestarian lingkungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman bibit mangrove ini merupakan wujud nyata kecintaan terhadap bangsa dan negara dalam konteks kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi sarana penguatan jiwa gotong royong dalam menjaga kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis besar.
“Mangrove menjaga biota laut dan menopang kehidupan masyarakat pesisir,” tuturnya. Ia mengajak masyarakat agar tidak berhenti pada aktivitas penanaman semata, melainkan ikut merawat dan menjaga kelestarian mangrove secara berkelanjutan, baik untuk kepentingan generasi saat ini maupun generasi mendatang.
Bupati juga menyampaikan agenda bantuan sosial berupa paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk senantiasa menjaga keselarasan hubungan dengan aparat keamanan maupun masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, komunitas, dan elemen masyarakat secara luas.
“Dengan persatuan, kerja sama, dan kepedulian bersama, saya yakin kita mampu menjaga lingkungan dengan lebih baik. Melalui penanaman pohon mangrove ini, manfaatnya akan dirasakan oleh kita semua,” tutupnya.
Usai Berbagai sesi, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif seputar penanganan malaria yang dipandu langsung oleh dr. Rio. Rangkaian acara tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan kelambu dan bendera Merah Putih kepada masyarakat, penyaluran bantuan sosial, serta pembagian mesin ketinting bagi nelayan setempat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan pemasangan bendera Merah Putih secara simbolis, Pembagian bubuk larvasida guna mendukung upaya pencegahan penyebaran malaria, serta penyerahan total 810 lembar bendera Merah Putih kepada masyarakat Sinaboi sebagai bagian dari semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia..
Oleh: Amrial/Atmarizal